5 Tips Agar Foto Makanan Terlihat Lebih Menarik

advertise here
Saat ini sosial media sudah menjadi hal yang lumrah digunakan apalagi untuk mengunggah foto-foto tertentu seperti halnya foto makanan. Pasalnya saat ini orang-orang pun banyak sekali mengunggah foto makanan di media sosial mereka, sebagian dari mereka pun mengatakan sekedar hobi atau pun untuk mengabadikan makanan yang sedang ia nikmati. Namun, rupanya tidak mudah menghasilkan foto makanan yang baik dan terlihat menarik. Ada hal-hal penting yang harus kamu perhatikan. Food Blogger Jiewa Vieri berbagi tips sederhana menghasilkan foto makanan yang menarik untuk diunggah ke Instagram kamu. Apa saja tipsnya?


1. Pencahayaan 

Pencahayaan adalah unsur penting dalam fotografi makanan. Objek foto kita harus mendapatkan pencahayaan yang cukup. "Pencahayaan yang baik seperti apa, kalau bisa di samping jendela," kata Jiewa. Cahaya matahari natural di samping jendela menurutnya adalah yang paling baik karena bisa menonjolkan sisi menggiurkan dari makanan. "Misalnya, kalau merah akan terlihat lebih merah. Hijau terlihat lebih segar," ucap dia.

Namun, jika tak dekat dengan jendela atau sumber cahaya matahari, Jiewa menyarankan kita agar mendekatkan objek pada lampu terdekat. Lampu yang lebih baik adalah lampu yang memancarkan cahaya putih. Tak masalah menggunakan cahaya kuning namun perlu melakukan editing setelahnya agar pencahayaan seimbang. "Kalau pakai cahaya kuning otomatis tidak terlalu appetizing," tuturnya. Namun, warna-warna yang cenderung lebih hangat bisa digunakan untuk beberapa jenis minuman, seperti kopi.

2. Angle objek 

Selain pencahayaan, komposisi menjadi penting. Misalnya saat kita makan makanan dengan salmon. Maka salmon tersebut harus menjadi objek yang paling ditonjolkan. Tak hanya menunjukkan makanan, latar belakang objek juga dinilai penting. "Harus bisa capture supaya salmonnya kelihatan menggiurkan. Ada background, foreground. Ada daun, misalnya," kata Jiewa. Namun, sudut pengambilan gambar berbeda untuk setiap jenis makanan. Misalnya, pizza. Karena memiliki permukaan yang datar dengan toping yang menarik maka pengambilan gambar dari atas lebih umum dilakukan. 

Namun, untuk mengambil foto minuman, misalnya frappe, maka angle dari atas kurang cocok. Menurutnya, frappe akan lebih menarik jika diambil dari arah samping. Sebab angle dari samping bisa secara detail memperlihatkan lapisan minuman sehingga nampak lebih menggiurkan. "Jadi tiap makanan harus eksplor. Aku sendiri walaupun sudah profesional harus terap eksplor, makanan ini itu enaknya dari arah mana. Satu makanan bisa 15 sampai 20 shot terus kita pilih yang terbaik," kata Jiewa.

3. Atur posisi makanan 

Styling atau mengatur posisi makanan juga menjadi hal penting lainnya. Jika menggunakan lagi contoh makanan dengan salmon tadi, maka kita harus mengatur agar salmon tersebut terlihat maksimal dan paling menggiurkan. "Misal salmonnya terhalang salad, saladnya kita pinggirkan sedikit," kata dia.

4. Kamera 

Jiewa mengatakan, setiap kamera bisa digunakan untuk mengambil foto makanan, termasuk kamera ponsel. Ia pun mengaku 30 persen foto makanan yang diunggahnya diambil menggunakan kamera ponsel. Namun, dalam beberapa kondisi mungkin kita juga membutuhkan kamera profesional. Misalnya, agar hasil foto menghasilkan bokeh yang lebih baik maka kita perlu menggunakan lensa kamera khusus. "Jadi tergantung kebutuhannya. Misalnya juga buat buku menu tentunya lebih cocok buat mirrorless atau DLSR," ucapnya.

5. Caption 

Keterangan foto alias caption menjadi unsur penting lainnya. Menurut Jiewa, caption yang tidak menarik kadang membuat orang menjadi malas berinteraksi. Apakah memberikan tanda 'like' atau berkomentar. Menentukan caption menurutnya adalah hal yang gampang-gampang susah. Terkadang ia memikirkan caption jauh lebih lama daripada mengedit fotonya. Jiewa menyarankan agar kita memberi caption dengan kata-kata yang memberikan mood positif. "Jangan yang bikin orang bete karena mood-nya akan jelek. 

Orang bacanya akan enggak senang. Kalau makanan terlalu manis, misalnya, jangan bilang 'makanannya sampah nih'. Bisa diganti dengan 'kalau yang enggak suka makanan terlalu manis mungkin ini enggak cocok ya'," tuturnya.